sudah hilang masa jayaku
sudah kelam indah bersamamu
hanya kesedihan yang selalu terurai
tak mampu melihatnya
bangkitlah wahai para pejuang
indahkan bilik itu
meski darah yang akan jadi bahannya
meski tulang yang akan menanggungnya
oleh : mari-berkreasi.blogspot.com
Minggu,23Januari
Minggu,
23
Januari
1 Comentário:
kegalauan hati qu terasa di temani ketika membaca puisi ini..
Posting Komentar